Showing posts with label Fashion. Show all posts
Showing posts with label Fashion. Show all posts

Flowerain

Moodboard "flowerain"
.
Tapiiii yg mau aku dongengin bukan flower bukan juga rain kaya moodboard yg aku bikin diatas. Melainkan future lifestyle. Jadiii ceritanya moodboard ini merepresentasikan alam.
.
Katanya ngomong future, kok jadi alam sih?? Future kan yg digital2, technologies yg keliatan keren, mahal, kece lallalalala ...TETOT... Entah mengapa artikel2, jurnal, berita, info n data yg aku terima justru mengatakan sebaliknya. Why???
Karenaaaa future lifestyle itu justru kita akan kembali ke unsur2 alam. Bukan berarti kita kembali ke jaman prasejarah homo2an, tapi segala sesuatunya akan mempertimbangkan dampak yg akan terjadi kepada alam.


Klo sekarang masyarakat yg menganut ini masih sangat minoritas, tapi lambat laun pola hidup seperti ini bukan hanya menjadi kebutuhan untuk merawat bumi, melainkan lifestyle/gaya hidup yg lebih sehat. Sehat untuk bumi, lingkungan, dan diri sendiri.
.
Contoh yg paling kerasa dimana bumi kita sudah mulai hancur dimulai dari rusaknya lapisan ozon yg mengakibatkan bergesernya perubahan musim yg kita alami (kaya awal taun kmren sampe pertengahan harusnya udah mulai panas tapi masih aja ujan). Apa penyebabnya si lapisan ozon rusak?? Salah satunya adalah penggunaan kresek. Kresek baru bisa terdegradasi 10-20 tahun, styrofoam lebih dari 50thn. Beberapa penelitian bilang malah dia gak akan hancur alias sampah abadi. .
Udah banyak gerakan2 untuk me recycles limbah2, trus apa yg bisa kita perbuat? Kita bisa mengurangi limbah tersebut. Seperti penggunaan shopping bag, tempat bekal dll. .
Klo mau mulai lifestyle kaya gitu apa aja yg bisa kita mulai pelan2?
- zero waste - sustainable - healthy food
- yoga
- meditations - herbal
- natural skincare (home remedies)
- organic makeup - essential oil
Dllllnyaa, ini keyword yg biass dipake ketika ingin memulai bergaya hidup kembali kealam.
[ Read More ]

Perancangan Busana Zero Waste dengan Teknik Draping Pattern Making pada Pola Kimono

wahhh udah hampir setahun gak nulis ternyata, postingan kali ini mau sharing mengenai projek TA fashion kmren. jadiiii, final project kmren mengenai Zero Waste dalam ranah Fashion. Dimana limbah yang dihasilkan dunia fashion sangat berlimpah ruah dan terbuang secara sia-sia. memang banyak gerakan yang sudah mencoba mengurangi limbah dengan mendaur ulangnya. Namun jumlah pendaur ulang berbanding terbalik dengan jumlah yg membuang limbah, sehingga limbah terus menerus menumpuk. lalu bagaimana cara mengimbanginya? saya mencoba memberikan solusi dari proses perancangan design dan produksi untuk meminimalisis limbahnya, sehingga limbah yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan limbah fashion yang pada umumnya. caranya gimanaa? silahkan dibaca latar belakang nya ini yaa, next Inshaa Allah pelan2 aku bedah isi laporan TAnya. :)

Industri fashion dunia mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama diranah Fast Fashion. Berdasarkan observasi pada film dokumenter True Cost  memaparkan Fast Fashion merupakan istilah untuk perkembangan trend busana yang cepat berganti dengan difasilitasi oleh brand retail  ternama melalui harga yang terjangkau serta kualitas material dan jahitan standart. Perkembangan fast fashion mengakibatkan beberapa dampak negatif seperti gaya hidup konsumtif masyarakat semakin meningkat yang dipicu oleh seleb/buzzer atau tokoh publik yang menjadi acuan berbusa, dengan memberikan pengaruh untuk masyarakat lebih sering membeli pakaian.  

Selain ini dampak fast fashion pada lingkungan yaitu memberikan sumbangan limbah yang cukup besar dan membutuhkan waktu dekomposisi yang cukup lama. Berdasarkan permasalahan tersebut, saat ini mulai banyak gerakan yang mencoba untuk menanggulangi dan mengurangi limbah pada proses produksi pakaian. Di Indonesia gerakan ini belum mengalami berkembang yang signifikan dibandingkan beberapa negara maju seperti Amerika dan Hongkong yang dapat dikatakan contoh negara yang sukses mengusung gerakan zero waste. Menurut Timo Rissanen, seorang desainer yang fokus dalam pengkajian konsep zero waste  memaparkan dalam disertasinya (Rissanen,1013 :10) bahwa di setiap proses produksi pakaian, akan menghasilkan 15% limbah dari total bahan yang dipergunakan terbuang secara tidak bernilai. Limbah tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang dapat merusak  lingkungan, hal ini  dikarenakan waktu dekomposisi kain membutuhkan waktu 20-50 tahun.   
     

Salah satu cara yang dapat diterapkan untuk menanggulangi limbah busana adalah penerakan konsep produksi zero waste. Zero Waste merupakan pendekatan serta penerapan pengurangan limbah yang dihasilkan proses produksi mulai dari awal pembuatan hingga akhir. Pattern making merupakan salah satu teknik yang dapat dipergunakan, yaitu perancangan pola beserta penempatan pola pada kain yang efektif . Salah satu contoh desainer yang menggunakan konsep zero waste  adalah Eugenia seorang fashion designer bridal asal US yang menggunakan metode up-cycling untuk mengoptimalkan limbah yang tersisa. Setiap limbah hasil produksi busana akan diolah kembali sebagai tambahan detail, menggunakan teknik patchwork.

Berdasarkan pemaparan tersebut, dalam penelitian kali ini penulis akan merancang koleksi busana dengan konsep kimono, dimana kimono merupakan busana traditional Jepang dengan konsep pembuatan zero waste dan menjadi salah satu pakaian yang memberikan inovasi dengan adanya teknik potonga dan jahit. Koleksi ini terdiri dari  sembilan pakaian dan dapat dipadu-padankan menjadi beberapa penampilan dengan fungsi yang berbeda dan dapat dipergunakan ke dalam beberapa acara casual, semi-formal dan formal Untuk meminimalisir limbah konsep pembuatan yang dipergunakan adalah zero waste  dengan menggunakan pengolahan teknik draping pattern making melalui bentuk pola yang dirancang langsung diatas patung manekin. Diharapkan tujuan akhir dari penilitian ini penulis dapat memberikan salah satu solusi dengan memaksimalkan lembaran kain untuk menciptakan busana sehingga dapat meminimalisir jumlah limbah yag dihasilkan. 


[ Read More ]

Karya Karang Indonesia

Alhamdulillah kuliah di semester 4 ini ditutup dengan terpilihnya karya tugas Rekarakit saya untuk dipamerkan, yang pertama dipamerkan di kampus selama 2 hari, lalu pas liburan di gallery hidayat bandung selama 2 hari juga dan yang terakhir bisa lolos di pameran International FreeForm yang dapat membawa nama Indonesia ditingkat nasional walaupun hanya secara online, namun ini menjadi cerita kebanggan tersendiri ketika karya kita dapat disandingkan dengan karya-karya artisan di seluruh negara.

Karya ini aya beri nama "Karang" karena dituntut tema ocean oleh panitia pameranya, pertama-tama berawal dari awal semester 4 saya menapatkan dosen baru yang saya kagumi dan beliau bertama nu Esti. Beliau lulusan S2 FSRD ITB yang mendapatkan berbagai macam beasiswa dan berbisnis di dunia daur ulang benang, saya termasuk salah satu yang sangat gemar mendaur ulang. Sejak SD saya sudah tertarik di dunia craft dan suka mengolah barang-barang yang ada dilingkungan, cita-cita saya ingin menjadi seperti bu Esti yaitu menjadi seorang istri, ibu, dosen, designer dan pengusaha fashion dibidang daur ulang limbah. 

Ketika awal semester bu Esti menjelaskan bahwa dipenghujung semester akan ada pameran online international dan akan dijadikan buku, barang siapa yang karyanya baik dan layak boleh mengikuti pameran ini berdasarkan rekomdasi Bu Esti sendiri. Pada semester ini yang kami pelajari yaitu teknik menenun, tapestry (tenun yang di modernisasi), knitting (yang menggunakan 2 stick), crochet (merajut dengan 1 stick/hakpen), macrame, dan felting. Kebetulan beberapa teknik sudah saya pelajari sejak SMA sekitar 6tahun yang lalu seperti knitting dan crochet, sehingga pada karya tugas akhir semester saya menggunakan teknik crochet yang dipadupadankan dengan teknik tenun dan tapestry. Setelah menjalani tahap-pertahap pembuatan karya, mulai dari membuat berbagai macam eksplorasi teknik, acc design, pembuatan modul-modul, penyatuan hingga pemotretan hasil akhir ternyata Bu Esti merekomendasikan karya saya untuk mengikuti pameran ini karna sesuai dengan konsep dan kriteria pameranya.


Pada karya ini saya memberi judul "Karang Indonesia" karena inspirasi awal karya ini tercipta dari keindahan karang yang dimiliki oleh negara kita tercinta Indonesia, namun sayangpbanyak sekali karang yang mulai rudak karna ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, jangan sampai keindahan bawah laut Indonesia hanya menjadi kenangan yang hanya dapat didongengkan oleh kita untuk anak dan cucu kita kelak nanti. 

Pembuatan karya ini kurang lebih memakan waktu 2 hingga 3 bulan, lama karena tugas akhir semesternya bukan cuma 1 ini saja, tapi ada beberapa seperti bagan tekstil yang membuat design motif untuk diaplikasikan ke kain lalu dibuat produknya, pola dasar 2 membuat 4 pakaian untuk teman dan dosen, photografi, fashion business2, studio KTM ang bobotnya 5 sks dan beberapa kegiatan lainya. Proses terlama pada pembuatan frame tapestry yang terbuat dari rajut yang dibentuk seperti karang kriting. Setiap modul merupakan sebuah karya tenun dan tapestry yang framenya terbuat dari rajut dengan menggunakan berbagai macam bahan yanng tergolong limbah seperti, limbah benang rajut kampung rajut binong, benang2 sisa saya merajut, limbah dari pabriknya bu Esti, benang dari kaos bekas, pita-pita bekas, ranting pohon dll.





setelah menjadi modul-modul seperti ini barulah saya menggabungkanya menjadi selembar kain 3D, namun sebelum di sambung saya mendraping terlebih dahulu modul-modul ini pada manequin, untuk menentukan mana yang sesuai. setelah itu baru di sambung dan memasuki sesi pemotretan.

Ketika akan dikirim karya, diharuskan setiap artisan mengirimkan quotes atau sajak mengenai karya tersebut, an saya memasukan sajak maestro M.Yamin yang berjudul "Indonesia Tumpah Darahku" dan saya mentranslatekan ke dalam b.Inggris karena kata-kata ini bukan hanya akan dibaca masyarakan Indinesia.


Muhammad Yamin (dari Angkatan Balai Pustaka)
INDONESIA TUMPAH DARAHKU
Bersatu kita teguh
Bercerai kita runtuh
Duduk di pantai tanah yang permai
Tempat gelombang pecah berderai
Berbuih putih di pasir terderai
Tampaklah pulau di lautan hijau
Gunung-gunung bagus rupanya
Dilingkari air mulia tampaknya
Tumpah darahku Indonesia namanya
Lihatlah kelapa melambai-lambai
Berdesir bunyinya sesayup sampai
Tumbuh di pantai bercerai-cerai
Memagar daratan aman kelihatan
Dengarlah ombak datang berlagu
Mengejar bumi ayah dan ibu
Indonesia namanya. Tanah airku
Tanahku bercerai seberang-menyeberang
Merapung di air, malam dan siang
Sebagai telaga dihiasi kiambang
Sejak malam diberi kelam
Sampai purnama terang-benderang
Di sanalah bangsaku gerangan menompang
Selama berteduh di alam nan lapang
Tumpah darah Nusa India
Dalam hatiku selalu mulia
Dijunjung tinggi atas kepala
Semenjak diri lahir ke bumi
Sampai bercerai badan dan nyawa
Karena kita sedarah-sebangsa
Bertanah air di Indonesia
Sumber: Sajak-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air
Oyon Sofyan, editor halaman 15.
Indonesia Tumpah Darahku!

Near the shores of a lovely land
Where waves spletter on sand
And foam spreads in white bands
The green sea sprouts islands
Covered with noble mountains,
Island set in the ocean like fountains
Tumpah darahku Indonesia namanya.

See palm trees bend and lean
Barely rusling, motion half seen,
Dotted on the beach like slivers of green,
Peaceful pickets in a honest fence
Listen to the waves, song after song
Of men and women who belonged
Indonesia namanya, tanah airku
Muhammad Yamin 1928

Bonus karya saya nongol dibagian karya pengantar :D


[ Read More ]

Ornamen Matahari Maluku

Ornamen Matahari Maluku 
Ornamen Matahari lebih banyak penekanan pada unsur makna simbolis yang berhubungan dengan latarbelakang kehidupan kepercayaan, adat- istiadat dan sosial budaya masyaraka Alifuru (kerajaan islam di pulau ambon, maluku) setiap ornamen mempunyai makna dan nilai filosofis.
 Makna dan nilai filosofis menunjukan kedalaman pemahaman-pemahaman terhadap nilai-nilai lokal yang sampai sekarang nilai-nilai tersebut masih bertahan. Nilai filosofis yang terkandung didalam ornamen matahari tidak lepas dengan seni budaya, kepercayaan, serta adat-istiadat organisasi Pata Siwa Alifuru di Pulau Seram.
Bentuk dan unsur ornamen matahri dilambangakan sebagai simbol matahari yang di dalamnya memiliki makna simbolis keyakinan, pola pikir, norma, adat istiadat, dan tata nilai.
(a) titik matahari      

      (b)Kait inai laiki siana     

     (c) burung talang




                                               
Unsur titik melambangkan makna filosofis matahari dengan pengertian matahari sumber panas dan cahaya kekuasaan, agresif, kesuburan, kehancuran artinya pandanglah matahari sebagai citra trinitas orbit, cahaya dan panas tidak dapat dipisahkan (Sebagaimana satu Allah/sang Pencipta) dengan kata lain hubungan manusia dengan yang mahakuasa tidak dapat dipisahkan. Warna merah melambangkan kepercayaan, kewibawaan, penghormatan, kekuasan, kehidupan dan kematian.
Unsur burung talang mengandung makna filosofis sebagai toko binatang yang artinya, ketiga matahari terbit di permukaan bumi burung-burung talang terbang diatas permukaan laut dengan alam predator yang agresif burung-burng talang tersebut memangsa ikan-ikan yang muncul di permukaan laut. lewat burung-burung ini maka ada keberuntungan bagi masyarakat untuk pergi menagkap ikan-ikan yang ada di permukaan air laut tersebut. warna merah melambangkan keagungan kelimpahan alam semesta
Unsur Kait Inai laiki siana tumbuhan yang mengandung makna filosofis sebagai ibu di pagi hari dengan pengertian setiap matahari terbit tumbuh-tumbuhan bergerak mencari cahaya yang dinamakan laiki siana terhadap fajar artinya mencari cahaya matahari dicelah-celah pepohonan. Warna kuning melambangkan kesetiaan adat-istiadat sebagai bagian dari budaya yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan kebersamaan masyarakat Maluku sosial budaya maupun terhadap alamnya.

Modifikasi motif 




[ Read More ]

Si Euneng

"neng geulis pujaan akang"
Si Euneng merupakan salah satu local brand yang berdomisili di Bandung, Indonesia dengan mengusung konsep pakaian wanita ready to wear bergaya vintage namun masih menjadi ciri khas Indonesia  melalui garis rancang berpotongan kebaya, semi kebaya, pemilihan bahan kain batik, kain tenun atau motif-motif yang disuguhkan merupakan salah satu ornamen budaya Indonesia. Si Euneng memiliki tagline " Neng geulis pujaan akang" yang berasal dari bahasa sunda dan memiliki makna gadis cantik pujaan pria-pria, sehingga diharapkan setiap perempuan yang menggunakan produk kami dapat merasakan sensasi menjadi gadis Bandung yang terkenal cantik jelita, lemah lembut, ramah dan rupawan yang digandrungi para pria-pria.





Bahan dasar pembuatan produk kami merupakan hasil limbah seperti kain hasil limbah pabrik, limbah mesin obras, limbah pembuatan pakaian, kain perca, potongan brukat dll yang kami olah menjadi sebuah pakaian baru yang memiliki daya jual dan nilai estetika dengan mempertimbangkan pemilihan material yang baik walaupun limbah, pola busa yang nyaman,komposisi motif dan warna serta estetika ketika di kenakan. produk "si Euneng" termasuk kedalam jenis handmade karena tidak diproduksi secara masal yang dikarenakan jumlah material yang terbatas sebagaimana jumlah limbahnya sehingga menjadi salah satu nilai daya jual produk kami selain handmade, mengeksplorasi local content serta limited atau jumlah yang terbatas serta kami memberikan suguhan baru berupa tekstik penambahan aplikasinya menggunakan berbagai macam jenis teknik tekstil seperti pewarnaan melalui serat alam, batik tulis baik yang menggunakan cara dingin atau panas, rajut, marbling, smocking, tenun, sulam dan berbagai macam teknik tekstil lainya. 
Untuk mengetahui secara lebih lanjut mengenai produk kami maupun untuk pemesanan, silahkan langsung hubungi kami baik melalui comment di blog, instagram, bbm, line, sms,  whatsapp ataupun email 

SMS/line/WA : 081214591829 @sieuneng 
PIN BB : 57331E23 
e : sieuneng.gmail. com 
b: sieuneng.blogspot.com 
Bandung, Indonesia 
Mandiri/BCA
 


https://instagram.com/sieuneng/ 
https://www.bukalapak.com/sieuneng 

https://www.tokopedia.com/sieuneng 
http://sieuneng.tumblr.com/



















[ Read More ]

Songket Batubata, Sumatera Barat


Ornamen Traditional Batubata

Songket batubata merupakan salah salah satu hasil hasil kesenian daerah batubata , Sumatera Barat yang biasa dipakai dalam acara resepsi pernikahan, mahar penikahan dan penjelas status sosial. Semakin bagus, mewah dan mahal kain tenun batubata yang digunakan menandakan status sosial yang lebih tinggi pula. Songket ini menjadi pakaian adat penikahan pada busana pengantin Provinsi Sumatra Utara Pesisir Barus Sibolga, Barus, Batak taruntung, Batak Toba, Natal, Natal Pesisir.  Salah satu daerah pengrajin songket batubata berlokasi di Desa Padang Genting, Kecamatan Talawangi, Kabupaten Batubata, Provinsi Sumatera Utara , Indonesia
 Warna-warna yang disajikan cenderung lebih kepada warna cerah seperti merah jambu, merah haari, kuning, coklat, hijau laut, krem, merah muda, ungu dan komposisi warna menarik lainnya. yang memiliki kualitas hasil tenunan yang bagus karena menggunakan benang yang berkualitas pilihan seperti sutera, polyester, emas dan perak. Songket batubata memiliki ci khas tersendiri karena pembuatannya yang masih menggunakan alat tenun traditional namun masih tetap memiliki kualitas hasil premium yang tidak kalah dari hasil tenun yang berteknologi tinggi.
Selain dari variasi warna kain songket batubata juga memiliki variasi motif yang tak kalah unik dengan konsep alam seperti pucuk rebung, bunga manggis, bunga cempaka, pucuk paul, tolak betikam hingga naga berjuang, yang menjadi salah satu nilai jual kain ini selain hasilnya yang berkesan mewah karena menggunakan benang sutra atau emas yaitu songket ini ringan dan tidak luntur, sehingga lebih nyaman untuk dipakai.
Motif tenun yang banyak dipakai pada songket adalahmotif atau corak tumbuhan. Hal ini terjadi karena orang melayu umumnya beragama Islam, sehingga pada mengaplikasian motif hewan dikhawartikan menjurus kepada hal-hal yang berhubungan dengan pemujaan terhadap berhala. Selain motif tumbuhan terdapat pula motif hewan Naga Berjuang, namun motif ini sudah lama tidak tidak diproduksi, karena motif ini berasal dari era melayu pra-Islam yang masih memperbolehkan adanya motif manusia dan hewan. Motif ini berasal dari hewan ular naga yang dimitoskan menjadi hewan perkasa penguasa samudra, yang melahirkan corak naga berjuang, naga bersabung dll, yang mencerminkan keperkasaan sang naga itu sendiri.



[ Read More ]

Sunflower in the galaxy sky

Alat dan Bahan

1.       Pewarna wantex (warna kuning, biru, merah)
2.       Garam Dapur
3.       Kain katun 100%
4.       Kain bruklat
5.       Jacket jeans
6.       Byclean

Cara Pembuatan

·         Potong bagian ban lengan dan pinggang
·         Bleaching jaket jeans dengan menggunakan byclean
·         Bilas dengan menggunakan air dingin lalu keringkan
·         Aplikasikan kain bruklak pada bagian belakang jaket
·         Potong kain katun 100% sesuai bentuk dan ukuran jaket jeans
·         Campurkan garam dapur dan pewarna wantex pada air hangat, lalu tunggu hingga mendidih. Setelah mendidih rendam kain katun yg telah dibasahi pada pewarna tadi hanya bagian bawahnya saja (biarkan pewarna naik keatas sehingga membentuk warna gradasi
·         Bilas menggunakan air dingin lalu keringkan
·         Ikatlah kain katun yang telah diberi warna dasar gradasi menggunakan teknik ikat pengerutan, baru celupkan kain pada warna yang diinginkan
·         Bilas menggunakan air dingin lalu keringkan kembali

·         Sambunglah bagian jaket jeans yang telah dipotong dan diwarnai dengan kain katun yang ataelah menggunakan teknik ikat pengeruatan tadi.







[ Read More ]

Tak Ada Alasan Untuk Muslimah Tak BerJilbab

Assalamualaikum....
Udah lama saya tidak ngeposting tentang jilbab, jilbab semakin hari bukanlah sesuatu yang di anggap tabu lagi diluaran sana. Walaupun sedikit dikecewakan dengan image "jilbab itu fashion".
"Hijab bukanlah fashion, hijab adalah kewajiban seorang muslimah"


Tapi, ya sudahlah.
Mari kita melihat dari sudut pandang yang lain, setidaknya yang beranggapan seperti itu dan telah menggunakan jilbab, dia telah menjalan perintah-Nya untuk menurup aurat. Saat ini mungkin masih beranggapan fashion, tapi mari kita do'a kan untuk para yang beranggapan seperti itu dibukakan pikiran dan hati nya untuk berjilbab berdasarkan syari'at islam (walaupun saya sendiri masih jauh dari itu, tapi Bismillah).

Sedangkan untuk yang belum berjilbab, KENAPA????
Sudah tau kan bahwa jilbab itu hukumnya wajib bagi seorang muslimah? beranggapan bahwa kalo berjilbab itu gak bebas? kuno? panas? gak gaul? dan seribu satu alasan lainya?? STOP berfikir seperti itu. Mari kita coba mengulas beberapa alasan yang sering dilontarkan para muslimah diluar sana.

1. sy nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno | "lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake kerudung"
2. tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! | "yang besar2 itu semua awalnya kecil yg diremehkan" 
3. yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! | "trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik?"
 4. kerudungan belum tentu baik | "betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang...(isi sendiri)"
5. sy kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | "so what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali"
6. artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! | "yup, ciri hati yg baik adl kerudungin kepala dan tutup aurat"
7. kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa kan? | "kalo nggak kerudungan dan maksiat dosanya malah 2"
8. kerudungan itu buat aku nggak bebas! | "oh, berarti lipstick, sanggul, dan ke salon itu membebaskan ya?"
9. aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! | "nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim dalam membantah Allah"
10. kalo aku pake kerudung, nggak ada yang mau sama aku!? | "banyak yang kerudungan dan mereka nikah kok"
11. kalo calon suamiku gak suka gimana? | "berarti dia tak layak, bila didepanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin dibelakangmu dia jujur?"
12. susah cari kerja kalo pake kerudung! | "lalu membantah perintah Allah demi kerja? emang yang kasi rizki siapa sih? bos atau Allah?"
13. ngapa sih agama cuma diliat dari kerudung dan jilbab? | "sama aja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh"
14. aku nggak mau diperbudak pakaian arab! | "ini simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu gak pake kerudung dan jilbab"
15. kerudung jilbab cuma akal2an lelaki menindas wanita | "perasaan yg adain miss universe laki2 deh, yg larang jilbab di prancis jg laki2"
16. aku nggak mau dikendalikan orang ttg apa yg harus aku pake! | "sayangnya sudah begitu, tv, majalah, sinetron, kendalikan fashionmu"
17. kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean | "jutaan orang pake kerudung, nggak ada keluhan begitu, mitos aja"
 18. apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab?! | "katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata orang laen..."
19. kerudng dan jilbab kan nggak gaul?! | "lha mbak ini mau gaul atau mau menaati Allah?"
20. aku belum pengalaman pake jilbab! | "pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul"
21. aku belum siap pake kerudung | "kematian juga nggak akan tanya kamu siap atau belum dear"
22. mamaku bilang jangan terlalu fanatik! | "bilang ke mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya dengan menaati Allah penciptanya"
23. aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju! | "bukankah itu perubahan baik?"
24. itu kan nggak wajib dalam Islam!? | "kalo nggak wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita Muslim nutup aurat?"
25. kasi aku waktu supaya aku yakin kerudungan dulu | "yakin itu akan diberikan Allah kalo kita sudah mau mendekat, yakin deh" 
Ustad Felix Siauw

Mari kita kaji sedikit, dari beberapa pertanyaan yang sering terlontar ketika ingin bejilbab ini sebenarnya hanyalah bisikan setan. Bisikan akan ketakutan kehidupan di dunia, 

Kenapa hidup sementara didunia menakuti ini itu, tapi untuk hidup kekal abadi di akhirat sana tidak ditakuti?
Sebatas kewajiban seorang muslimah untuk berjilbab pun tak dihiraukan.

01. hijab bukan pernyataan "aku sudah baik", atau "aku tanpa dosa" | hijab adl pernyataan sederhana dari "aku ingin taat"02. lelaki buaya berhidung belang sukakan aurat terbuka untuk mereka nikmati | puaskan nafsu dengan lekuk tubuh yg ditelusuri03. perhatikan olehmu Muslimah, saat wanita minim kain dan nyata lekuknya lewati lelaki | maka mata mereka mengikuti kemana pertunjukan pergi04. wanita
 tanpa hijab sediakan diri sendiri diperkosa lewat mata | jika saja mereka ketahui apa yg lelaki itu pikirkan di dalam kepala
05. sedang wanita berhijab mempersilahkan lelaki menghormatinya dari segi apapun | asal tidak dari fisik badan
06. perhatikan olehmu Muslimah, saat yang berhijab lengkap melenggang di hadapan lelaki | tunduk pandang dibuatnya, pikiran mereka diam
07. itu baru di dunia, di akhirat lebih lagi | saat masuki surga engkau disalami para malaikat, dan saat menghadap Allah..? subhanallah
08. bila Allah menanyakan, mengapa layak surga diberikan padamu | setidaknya bisa kau jawab, "telah kuhijab apa yang Engkau perintahkan
09. "ketika Rasul-Mu berucap kami dengar-patuh, karena tiada Rasul kami menyelisihi-Mu | terimalah hijab kami jadi tanda kami umat Rasul-Mu"
10. hijab membuatmu terhormat di dunia dan mulia di akhirat | hijab buat cantikmu tak lekang diseret waktu bagai emas 24 karat
11. memang terkadang berat menyeret jilbab, agak sulit mengulur kerudung | namun bukankah dalam tiap kepayahan dalam taat akan dibalas? :)
12. hijab membantumu tegaskan pada dunia, auratmu bukan murahan lagi gampangan | hanya yang mampu datangi walimu dan akad yang berhak
13. hijab membantumu menghemat kata-kata untuk jelaskan siapa dirimu pada manusia | dan membantu malaikat rakib mudah catat amal baikmu
14. bila Allah dan Rasul sudah jelas memerintahkan hijab | maka alasan apapun basi dihadapannya 
Ustad Felix Siauw

Ketika tubuh tlah berjilbab namun hati belum, tak usah resah. InsyaAllah dengan berjalannya waktu hati ini akan sejalan walau tak ada yang tau kapan itu. entah sehari, seminggu, sebulan, setahun atau puluhan tahun hati ini bertaubat. Tapi percaya dan yakinlah akan kuasa Allah untuk itu.

so, tak ada alasan untuk seorang muslimah tak berjilbab? 

[ Read More ]

.M.D.

Daisypath Anniversary tickers