Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Si Euneng

"neng geulis pujaan akang"
Si Euneng merupakan salah satu local brand yang berdomisili di Bandung, Indonesia dengan mengusung konsep pakaian wanita ready to wear bergaya vintage namun masih menjadi ciri khas Indonesia  melalui garis rancang berpotongan kebaya, semi kebaya, pemilihan bahan kain batik, kain tenun atau motif-motif yang disuguhkan merupakan salah satu ornamen budaya Indonesia. Si Euneng memiliki tagline " Neng geulis pujaan akang" yang berasal dari bahasa sunda dan memiliki makna gadis cantik pujaan pria-pria, sehingga diharapkan setiap perempuan yang menggunakan produk kami dapat merasakan sensasi menjadi gadis Bandung yang terkenal cantik jelita, lemah lembut, ramah dan rupawan yang digandrungi para pria-pria.





Bahan dasar pembuatan produk kami merupakan hasil limbah seperti kain hasil limbah pabrik, limbah mesin obras, limbah pembuatan pakaian, kain perca, potongan brukat dll yang kami olah menjadi sebuah pakaian baru yang memiliki daya jual dan nilai estetika dengan mempertimbangkan pemilihan material yang baik walaupun limbah, pola busa yang nyaman,komposisi motif dan warna serta estetika ketika di kenakan. produk "si Euneng" termasuk kedalam jenis handmade karena tidak diproduksi secara masal yang dikarenakan jumlah material yang terbatas sebagaimana jumlah limbahnya sehingga menjadi salah satu nilai daya jual produk kami selain handmade, mengeksplorasi local content serta limited atau jumlah yang terbatas serta kami memberikan suguhan baru berupa tekstik penambahan aplikasinya menggunakan berbagai macam jenis teknik tekstil seperti pewarnaan melalui serat alam, batik tulis baik yang menggunakan cara dingin atau panas, rajut, marbling, smocking, tenun, sulam dan berbagai macam teknik tekstil lainya. 
Untuk mengetahui secara lebih lanjut mengenai produk kami maupun untuk pemesanan, silahkan langsung hubungi kami baik melalui comment di blog, instagram, bbm, line, sms,  whatsapp ataupun email 

SMS/line/WA : 081214591829 @sieuneng 
PIN BB : 57331E23 
e : sieuneng.gmail. com 
b: sieuneng.blogspot.com 
Bandung, Indonesia 
Mandiri/BCA
 


https://instagram.com/sieuneng/ 
https://www.bukalapak.com/sieuneng 

https://www.tokopedia.com/sieuneng 
http://sieuneng.tumblr.com/



















[ Read More ]

Bersyukur Dengan Kelebihannya, Bersabar Dengan Kekurangannya


Pernikahan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.
Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.
Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.
Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.
Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.
Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.
Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.
Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.
Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.
Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama
Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.
Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.
Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”. Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.
Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal. Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”. Sang istri pun bad rest di rumah sakit.
Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”. “Haah, pergi?”. Kata sang istri. “Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.
Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.
Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.
Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.
Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.
Dan subhanallah …
Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.
Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.
Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.
Hampir saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.
Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.
(Diterjemahkan dari kisah yang dituturkan oleh teman tokoh cerita ini, yang kemudian ia tulis dalam email dan disebarkan kepada kawan-kawannya)
Bersyukur Dengan Kelebihannya, Bersabar Dengan Kekurangannya dan terimalah pasangan kita dengan apa adanya.
[ Read More ]

Pencil & Eraser

It's story about pencil and eraser

author: unknown

Pencil: You know, I'm really sorry

Eraser: For what? You didn't do anything wrong.

Pencil: I'm sorry, 'cause you get hurt because of me. Whenever I make a mistake, you're always there to erase it. But as you make my mistakes vanish, you lose a part of yourself. You get smaller and smaller every time.

Eraser: That's true, but I don't really mind. You see, I was made to do this. I was made to help you whenever you do something wrong. Even though, one of these days, I know I'll be gone and you have to replace me with a new one, I'm actually happy with my job. So please, stop worrying. I hate seeing you sad


*copas dari notes Micko Lesmana




kita terlahir untuk menjadi sebuah pensil, 
yang suatu hari nanti akan menjadi sebuah penghapus,
bahkan terkadang kita harus menjadi sebuah serutan.
dan yang tertinggal ketika kita mati kelak,
hanyalah kertas.

Akan ada oretan apakah di kertas itu kelak?
apa yang telah teroret, mungkin dapat terhapus dengan kasat mata
tetapi secara history, oretan itu tetap melekat dalam kertas.

Akan sampai kapan menggunakan penghapus?
penghapus hanya dapat menghapus,
untuk memperbaiki oretan pensil.
Penghapus mengajarkan bahwa itu salah
Penghapus tak pernah mengeluh walau sekeras apa pensil mengoretkan
penghaspus hanya dapat bekerja semaksimal mungkin,
untuk membuat sebuah karya dari oretan pensil.

akan sampai kapan pula membuat serutan menjadi tumpul dan usang?

Hingga akhirnya terdapat sebuah karya indah dalam kertas,
yang dapat dikenang orang yang melihat oretan pensil dikertas tersebut.
tak mungkin ada karya dikertas tanpa ada penghapus dan serutan.


Serutan adalah semua yang ada disekeliling kita
penghapus adalah orang tua kita
pensil adalah kita
dan kertas, adalah segala kenangan yang ada.


Serutan, dia adalah keluarga, teman-teman dan semua orang yang mengisi hidup kita, yang selalu membuat cerita-cerita baru dalam hidup kita.
kita gak bisa selamanya tergantung terhadap serutan, karena serutan akan memiliki kehidupanya sendiri ketika telah usang dan tumpul (berkeluarga, bekerja dll)
Penghapus, dia alah kedua orang tua kita, yang selalu ada untuk kita.
 Mengajarkan apabila kita salah, selalu setia disamping kita walau sebodoh apapun kita, tak pernah mengenal lelah dan pamrih.
 Selalu mengusahan apapun semaksimal mungkin untuk kita, walau semakin lama orang tua kita akan menua, 
mengecil kecil kecil dan semakin mengecil, hingga akhirnya tak ada.
tapi dibalik itu, orang tua akan selalu bahagia terhadapa apa yang dilakukanya untuk anak-anaknya, karena orang tua tak ingin melihat anaknya bersedih.
Kertas, dia adalah segala kenangan kisah pensil, serutan dan penghapus.

Oretkanlah karya terindah pada kertas, agar membuat penghapus dan serutan bangga akan karya pensil
[ Read More ]

Peran Seorang Ibu

Ini adalah sebuah percakapan sekitar beberapa jam-man yang lalu ketika saya membantu mamah masak di dapur, alias percakan antara ibu dan anak perempuan nya di dapur, yang intinya.



"Pemimpin bangsa untuk ke depan nya itu harus memiliki kepribadian yang sehat yang berarti harus memiliki sifat 
  1. Beragama
  2. Integritas
  3. Jujur
  4. Optimisme
  5. Menyukai Perubahan
  6. Berani mengambil resiko
  7. Ulet
  8. Katalistis
  9. Berdedikasi
dari mana datangnya kepribadian yang sehat itu?? semua nya berasal dari keluarga yang sehat.
pertanyaan selanjutnya dari mana awalnya keluarga yang sehat itu?? 
dan jawaban nya dalah dari seorang Ibu yang luar biasa.



Lalu pertanyaan selanjutnya lagi, dari mana kita dapat mengkategorikan Ibu itu luar biasa atau tidak?
hal itu dapat kita lihat apakah Ibu itu 

1. Sholihah
Seorang wanita yang sholihah akan menggedepankan yang namanya urusan agama, dan mendasarkan segala sesuatu yang di lakukan untuk dirinya sendiri, suami, anak, keluarga serta pergaulan nya beralaskan agama. Melalui hal-hal kecil tetapi selalu di jungjung tinggi seperti yang utama yaitu sholat dan berdzikir, karena ketika kita berdzikir otak kita tidak kosong dan yang selalu di ingat adalah Allah serta selain itu adalah kejujuran. 
Mengapa banyak pemimpin bangsa ini yang bobrok? karena kurangnya kejujuran mereka sehingga banyak pejabat-pejabat yang korupsi dan lain-lain

2. Fisik yang sehat
Seorang wanita yang menyukai berolah raga akan memiliki fisik yang sehat, sehingga tidak mudah sakit, lemah, letih, lusu, loyo sehingga terlihat lebih awet muda, yang mengakibatkan dapat selalu beraktifitas untuk memasak, mengajari anak, mengajak anak olah raga dll. karena kesahatan lah kita dapat melakukan banyak aktifitas. Ketika menyadari akan penting nya kesehatan itu adalah dasar dari berbagai macam aktifitas kaaraena dari itu sehat adalah mahal, apabila seorang ibu sakit maka siapa yang akan mengurus rumah tangga? suami? anak? apabila suami dan anak yang mengurus rumah tangga maka siapa yang akan mengurus mereka? kasih sayang seorang ibu itu berbeda dan tidak akan dapat di gantikan dengan kasih sayang siapapun, sehingga hasil didikan nyapun akan berbeda.

3. Pintar
seorang wanita yang pinta tidak akan mudah terhasut dengan bualan apapun, dia akan berfikir secara logis dan perasaan nyapun bermain tetapi dengan takaran-takan yang sesuai. Ibu yang pintar dia tahu bagaimana cara mengurus keluarga di zaman sekarang yang bukan hanya mencontoh dari cara Ibu nya dahulu mendidik nya tapi dengan perubahan zaman yang sekarang ini. karena sulit untuk mendidik anak di zaman sekarang yang dipraktekkan dengan zaman dahulu, tetapi tetap yang harus di pegang dasar membina rumah tangganya seperti Ibu nya zaman dahulu yang diadaptasi dengan zama sekarang.
Ibu yang pintar dia tahu prioritas-prioritas untuk suami, anak dan keluarganya, dia tidak akan mengedepan kan ke-egoisan nya semata.
dan Ibu yang pintar tau cara mengatur keuangan dengan apik, telaten dan hemat.

4. Cantik
seorang wanita yang cantik, akan membuat suami dan anak nya bangga. tetapi bukan berarti cantik dirumah selalu memakai make-up dan selalu sibuk bersolek. cantik di sini maksutnya cabtik yang bukan hanya rupawan tetapi hati nya juga yang rupawan.
Cantik itu bukan di lihat dari seberapa tebal make-up yang di pakai, tapi seberapa pandai wanita itu merawat kebersihan dirinya, karena dari hal itu lah kecantikan akan terpancar secara alami bukan buatan dari goretan perlengkapan make-up, serta wanita yang bukan hanya pandai merawat diri nya sendiri tapi dia dapat membawa pengaruh pada lingkungan nya untuk ikut menjadi terawat terutama suami dan anak-anaknya.

5. Feminim & Anggun
Seorang wanita feminim dan anggun akan memberikan aura yang menyejukan ketika di pandang nya.

6. Terampil
seorang wanita yang terampil bukan hanya di dapur tapi berbagai macam hal yang berhubungan dengan hubungan kewanitaan seperti membuat baju, bersih-bersih, apik dll termasuk salah satu unsur yang mendukung terciptanya keluarga yang sehat, kaena hal ini lah yang akan menaikkan harga jual wanita.
yang jangan sampai di anggap wanita cantik tapi tidak bermodal apa-apa.

hal-hal dasar seperti ini lah yang seharusnya di pupuk wanita-wanita zaman sekarang untuk menjadi calon Ibu yang nanti nya kan melahirkan para pemipin bangsa ini.



Bagaimana nasib bangsa kita kedepan nya??
dapat kita lihat dari para wanita-wanita yang akan menjadi calon ibu pada saat ini,
dan para Ibu-ibu yang sedang berjuang membangun pribadi yang sehat pada anak-nya saat ini.
merekalah yang akan menjadi aset utama kemajuan nya bangsa ini.

Maka pintar-pintarlah para wanita sekarang untuk menjadi calon ibu.
Pilihlah pria-pria yang memiliki sifat-sifat pemimpin seperti di atas,
dan pilihlah wanita-wanita yang memiliki sifat-sifat seorang Ibu yang baik seperti di atas
agar terlahir dan terdidiklah anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa ini yang sehat untuk membawa kesejahteraan bagi keluarga, yang ada di sekelilingnya dan bangsa ini.

Inilah jawaban mengapa peran seorang Ibu sangatlah penting di manapun, apapun, kapanpun, dan bagaimanapun.
[ Read More ]

Untuk Anugrah Terindah

Sesuatu tidak akan sempurna jika, sebuah hal kecil telah hilang darinya





wife : " Saya tidak akan menyampaikan pujian-pujian untuk almarhum suami saya, tidak pada hari ini. Saya juga tidak akan bercerita tentang kebaikan almarhum, karena sudah cukup orang menceritakannya di sini. Namun, apa yang ingin saya sampaikan saat ini mungkin akan membuat anda merasa kurang nyaman. Petama, saya akan menceritakan apa yang selalu terjadi ditempat tidur. Pernahkah anda mengalami kesulitan saat menghidupkan mobil tiap pagi?"
<nggoookk>


audience : <laugh>


wife : "Begitulah suara dengkuran David, suami saya.
dan bukan itu saja. Dia juga mengeluarkan 'gas', kadang-kadang suaranya begitu keras hingga membuat dia terbangun dan bertanya "what is that...?" ,"it's a dog" jawab saya "go back to sleep, dear.." "


audience : <laugh>


wife : "Mungkin anda berfikir, ini adalah hal yang lucu. Tetapi pada saat-saat terakhir hidupnya ketika penyakitnya bertambah parah. Bunyi ini menjadi tanda bagi saya bahwa David masih hidup. "


wife : <crying> "Dan kini saya rindu mendengar bunyi-bunyi itu lagi sebelum saya tidur.


Di saat terakhir, akankah hal-hal kecil seperti ini yang akan membuat kita ingat 'ketidaksempurnaan' kecil yang membuatnya menjadi sempurna bagi anda


maka untuk putri-putriku yang cantik, saya berharap suatu hati nanti


Kalian juga akan menemukan pasangan hidup yang indah dalam ketidaksempurnaannya seperti ayahmu, bagi ibu."


wife : <hug his children>


audience : <silent cause crying>


"Kita tidak pernah tau sampai kapan
pasangan kita dapt menemani kita..
jika kita masih diberi kesempatan
untuk tetap bersama...
cintailah,
hargailah,
dan bersyukurlah
untuk anugrah terindah
dalam hidup anda"


Kita tidak pernah tahu, 
sampai kapan kita diberi waktu untuk tetap bersama orang yang kita sayang..
keluarga, pasangan, sahabat, teman dan semuanya yang berada bersama kita saat ini
yang disadari maupun yang ridak disadari kehadirannya.
Apakah kita yang duluan? ataukah mereka terlebih dahulu yang akan meninggalkan kita untuk selama-lamanya?
tak ada yang tau....


syukurilah semua yang anda miliki saat ini,
walaupun hanya dari sebuah hal kecil, yang mungkin di anggap konyol bagi orang di luaran sana.
tapi iniah kasih.. 


jangan sampai anda selali segala hal kecil itu ketika orang yang anda kasihi telah meninggalkan anda.
karna dari hal kecil lah sesuatu akan menjadi sempurna.


katakanlah "Aku menyayangi kamu" mungkin ini sangat menggelikan ketika mengatakan atau mendengarkan itu. tapi itu adalah suatu perkataan yang tulus.
Jangan anda sesali karena tidak dapat mengatakan itu semasa kalian bersama.


Mereka bukan anak dukun yang dapat mengerti perasaan anda sebelum anda mengatakan nya.


saya tidak tau, sampai kapan saya masih di beri kesempatan untuk menghirup oksigen ini.


sebelum seluruh tubuhku lumpuh
sebelum jantungku tak dapat berdetak
sebelum darahku membeku,dan
sebelum indraku tertutup kapas serta
seluruh tubuhku berbalut kain putih dan tertimbun tanah


ku hanya ingin menyampaikan


Aku menyayangi kalian dengan segala kekuranganku, I LOVE YOU ALL
[ Read More ]

Penciptaan Wanita dan Pria


Wanita tidak dicipta dari kepala pria, agar tidak melebihi atau mengungguli kodrat pria. Wanita tidak dicipta dari kaki, agar wanita tidak dihinakan oleh pria, karena dia adalah bagian dari tubuhnya. Wanita dicipta dari tulang rusuk pria, karena memang untuk dijadikan pasangan pria, menjadi pendamping pria, menjadi kebahagiaan pria, serta menjadi penyeimbang hidup pria.

Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, bukan dari tulang kaki pria, sehingga pria tidak bisa seenaknya menginjak-injak wanita, bukan dari tulang kepala pria, sehingga wanita pun tidak bisa seenaknya menindas pria. Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, letaknya dekat dengan tangan, agar bisa dilindungi, dan di dekat hati, agar bisa dicintai, dikasihi dan disayangi dengan tulus.


Semoga suatu hari nanti aku bisa menemukan seorang pria yang tulang rusuknya memang diciptakan untuk ku, agar dapat menjadi pasangan seperti mamah papah ku ini, yang saling menghargai dan melengkapi..amin..



[ Read More ]

Family Photos

And I promise to myself, someday if I start make a family I will make it the only one in my life, and I will make a family photo, like what they did.



thanks ya Peter Surya Antonio 


si cina,korea,jawa, bali buat inspirasinya...
nanti kalo gw udah nikah gw juga mau buat ah.. *gak mau kalah..
Tapi gw mau di tambah 9 foto, yaitu poto pas gw lg mengandung 9 bulannya, jadi poto tiap bulan..assikk..

[ Read More ]

.M.D.

Daisypath Anniversary tickers