Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Arti Sebuah Kehidupan

Kehidupan memiliki makna yang ambigu,
setiap orang memaknai nya dengan arti yang berbeda, ada yang menganggap bahwa kehidupan adalah segalanya, ada pula yang menganggap kehidupan itu hanya sementara.

Saya termasuk orang beranggapan bahwa kehidupan itu hanya sementara, karena kehidupan yang abadi adalah kehidupan yang datang setelah kita menginggalkan segalanya yang ada di dunia ini, sedangkan yang beranggapan bahwa kehidupan itu segalanya adalah mereka yang menuhankan dunia, menggangap bahwa dunia adalah kehidupan yang sesungguhnya rela melakukan apapun demi kehidupan dunia yang indah tapi mengeyampingkan kehidupan akhir.

Apalah arti hidup didunia ini tanpa memaknai arti kehidupan abadi yang sesungguhnya?




[ Read More ]

Kekurangan yang Menjadi Kesempurnaan Ketika Bersatu

Ini adalah kisah dibeberapa belahan dunia yang dapat menyadarkan, memberi rasa syukur dan memberikan arti sesungguhnya dari kesabaran, ketulusan, keikhlasan dll dalam sebuah hubungan. Entah mengapa saya sudah cukup jenuh dengan kisah cinta-cintan atau singkat kata adalah "muak", melihat teman-teman yang memposting kisah-kisahnya membuat puisi-puisi dll. Mungkin itu adalah salah satu media/sarana yang meraka untuk mengungkapkan rasa sayang mereka terhadap pasangannya masing-masing, banyak cara untuk mengungkapkanya tapi saya kurang menyukai aksi tanpa adanya realisasi, mungkin udah mulai bukan umurnya lagi kali ya?

Disetiap kekurangan pasti Allah selipkan kelebihan karena percayalah bahwa Allah itu maha adil. Allah tidak pernah menciptakan satupun mahluk didunia ini yang sempurna, hal ini bertujuan agar kita berbaur menjadi satu dengan seluruh isi alam ini untuk menjadi sempurna. Seperti filsafah kuno yang menganalogikan jari-jemari, dimana kelima jari kita memiliki ruang begitu pula orang lain, tapi ketika orang lain itu menggenggam tangan kita maka seluruh ruang diantara himpitan jari-jemari ini menjadi terisi. Begitu pula dengan sepasang kekasih yang memang telah ditakdirkan oleh Allah. Dimana fisik bukanlah menjadi faktor utama terciptanya sepasangan kekasih/ suami-istri yang sempurna, seperti bebrapa kisah ini:


Taylor Morris dan Daniella Kelly

Bahwa ketulusan cinta sejati itu luar biasa. Demikianlah yang ditunjukkan Daniella kepada Taylor kekasihnya.
Taylor Morris adalah seorang peneliti yang bekerja di angkatan laut. Saat itu usianya 23 tahun dan harus bertugas. Ia mengalami kecelakaan parah dalam tugasnya tersebut. Kedua kaki dan tangannya terpaksa harus diamputasi karena ledakan yang parah.
Kekasihnya Daniella tak lantas pergi meninggalkannya. Ialah yang menjadi sumber semangat bagi Taylor. Dan saat Taylor memperoleh penghargaan militer, ia lebih ingin menyematkannya pada Daniella, pahlawan baginya.
"Semuanya akan terasa sangat berat bila Daniella tak mendukungku dan berada di sisiku sepanjang waktu. Ia pahlawanku."



Ahmad dan Fatima





Kedua pasangan muda ini sama-sama diciptakan memiliki 'kelebihan' tersendiri di dalam hidupnya. Dan keduanya percaya bahwa mereka dipertemukan satu sama lain untuk saling melengkapi.
Ahmad yang tak dikaruniai sepasang tangan namun memiliki kaki yang lengkap. Dan, Fatima yang dikaruniai sepasang tangan sempurna, namun tak memiliki kaki sempurna.
"Dan aku akan menjadi kedua tanganmu, sementara kau menjadi kedua kakiku..."

Liu Guojiang dan Liu Guojiang

Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya. 50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernama Xu Chaoqin. Pada waktu itu tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua. Untuk menghindari gossip murahaan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing

Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya apa-apa, tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi?hidup mereka. Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan is berulang-kali bertanya,"Apakah kau menyesal?" Liu selalu menjawab, "Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik". Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.

Emilie Gossiaux dan Alan Lundgard

Emilie adalah gadis cantik yang ceria. Suatu hari ia sedang bersepeda usai beraktivitas, dan tanpa ia sadari sebuah truk gandeng melaju terlalu pesat dan menabrak dirinya. Tulang-tulangnya hancur, wajahnya remuk, ia juga kehilangan penglihatan serta pendengarannya di usianya yang masih muda, 21 tahun. Team dokter pesimis ia akan kembali pulih, bahkan menurut mereka ia tak akan pernah bangun lagu. Merekapun menyarankan untuk membawa Emilie pulang.
Alan Lundgrand adalah kekasih Emilie, yang menunjukkan kesetian dan cinta sejatinya. Ia menolak keputusan dokter kepada Emilie, dan berusaha untuk memberikan perawatan sendiri pada Emilie. Suatu hari, di pagi buta, tercetus ide di benak Alan untuk berkomunikasi dengan Emilie melalui sentuhan telapak tangan. Ia menulis kata 'Aku mencintaimu' di sana. Ajaibnya, Emilie bisa menerjemahkan pesan itu dan membalas pernyataan Alan dengan ucapan terima kasih. Hal tersebut tidak membuat Alan menyerah, setiap hari ia berusaha mengajak Emilie berbicara hingga akhirnya ia mengingat segala sesuatu. Kini Emilie memang buta, tetapi ia tak pernah berubah menjadi orang lain, ia tetap menjadi dirinya sendiri.

"DIBALIK KEKURANGAN YANG KITA MILIKI"

- Sebagian dari kita kadang suka mengeluhkan, bahkan sampai ada yang berprasangka buruk kepada ALLAH Subhanahu Wata'ala atas apa yang menjadi kekurangan kita..

- Akan tetapi,Tahukah kita apa hikmah yang bisa dipetik dibalik kekurangan kita??

- Dan tahukah kita kenapa ALLAH Subhanahu Wata'ala memberikan kita dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang ada pada kita??

- Tak lain karena pada saatnya nanti ALLAH Subhanahu Wata'ala akan menyempurnakan kekurangan kita tersebut dengan hadirnya seseorang yang akan mendampingi perjalanan hidup kita..

- Ia akan hadir untuk memberi apa yang tidak kita miliki..

- Ia akan hadir untuk mengisi apa yang menjadi kekurangan kita..

- Hingga pada akhirnya kita hidup bersamanya untuk saling berbagi dan saling melengkapi..

- Ia adalah seseorang yang dengan tulusnya mampu menerima segala kekurangan yang kita miliki..

- Dan dengan ikhlasnya ia mampu menutupinya dengan kelebihan yang ia miliki..

- Maka tetaplah tersenyum dengan segala kekurangan yang menurut kita, kita miliki, Dan SYUKURI Lah semua itu

"Dibalik kekurangan terdapat kelebihan, dan dibalik kelebihan terdapat kekurangan, percayalah akan skenario Allah untuk dipertemukan dan dibersatukanya seorang anak adam dan hawa yang akan menjadi sempurna dengan saling melengkapi dibalik ketidak sempurnaanya"
Reference:
http://deepresentaza.blogspot.com/2011/07/romeo-juliet-china.html
http://www.vemale.com/inspiring/lentera/14995-5-foto-paling-romantis-sepanjang-masa.html
http://www.facebook.com/kata2hikmah.new
 
[ Read More ]

Allah, Allah, Allah...

kebenaran hanya milik Allah

Allah Maha Mengetahui, Tak ada sesuatupun dalam diri ini yang luput dari pengetahuan- Nya.
Allah Maha Berilmu. Ilmu-Nya meliputi awal dan akhir segala urusan.
Allah Maha Mendengar. Tak ada yang luput dari pendengaran-Nya, baik yang nyaring maupun yang samar.
Allah Maha Memberi Rejeki, yang terus menerus melimpahi makhluk-Nya dengan makanan.
Allah Maha Tegak, yang mencukupi seluruh makhluk dalam seluruh keadaan mereka.
Allah Maha Pemberi, yang menganugerahi setiap jiwa eksistensi kehidupannya.
Allah Maha Kuasa. Kepada-Nya seluruh urusan kembali.


aku bodoh,karena itu aku belajar 
aku hamba Allah,karena itu aku mentaati-Nya 
aku ini lemah,karena itu bergantung pada Allah. 
[ Read More ]

Bersyukur Dengan Kelebihannya, Bersabar Dengan Kekurangannya


Pernikahan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.
Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.
Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.
Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.
Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.
Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.
Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.
Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.
Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.
Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama
Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.
Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.
Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”. Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.
Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal. Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”. Sang istri pun bad rest di rumah sakit.
Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”. “Haah, pergi?”. Kata sang istri. “Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.
Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.
Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.
Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.
Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.
Dan subhanallah …
Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.
Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.
Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.
Hampir saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.
Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.
(Diterjemahkan dari kisah yang dituturkan oleh teman tokoh cerita ini, yang kemudian ia tulis dalam email dan disebarkan kepada kawan-kawannya)
Bersyukur Dengan Kelebihannya, Bersabar Dengan Kekurangannya dan terimalah pasangan kita dengan apa adanya.
[ Read More ]

Hejab

Non-Muslim asked a Muslim: why do your women cover their bodies and hair?

The Muslim smiled and got two sweets he opened the first one and kept the other one closed. He threw them both on to the dusty floor and asked the Non-Muslim if I asked you to take one of the sweets which one will you choose.


The Non Muslim replied: the covered one

Then the Muslim said: in the same way that the wrapper protected its sweet from the dust the hijab protects our ladies from the sins and bad of this world.






[ Read More ]

Words, Humans and The Power Of Allah SWT

6 Januari 2012

Di dinding kamar kostan saya tertulis sebuah kalimat yang menenangkan dari seseorang yang selalu menenangkan. Asbabun Nuzulnya karena ada orang yg mencoba menakuti saya dengan tulisan didinding itu, lalu seseorang itu yang menimpa tulisan setan itu dengan kalimat ini.
tulisan ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang,tapi harus dengan menggunakan sebuah alat khusus.Terimakasih :)



"Words are human creation
Humans are God creation
Words won't give you any help
Humans won't give you enough power
But,
If these words can make you remember me
If remembering me can remaind you
The Power Of Allah SWT
Let these words be your true power"


dan nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan

11 11 2011
-M.D-

[ Read More ]

Tak Ada Alasan Untuk Muslimah Tak BerJilbab

Assalamualaikum....
Udah lama saya tidak ngeposting tentang jilbab, jilbab semakin hari bukanlah sesuatu yang di anggap tabu lagi diluaran sana. Walaupun sedikit dikecewakan dengan image "jilbab itu fashion".
"Hijab bukanlah fashion, hijab adalah kewajiban seorang muslimah"


Tapi, ya sudahlah.
Mari kita melihat dari sudut pandang yang lain, setidaknya yang beranggapan seperti itu dan telah menggunakan jilbab, dia telah menjalan perintah-Nya untuk menurup aurat. Saat ini mungkin masih beranggapan fashion, tapi mari kita do'a kan untuk para yang beranggapan seperti itu dibukakan pikiran dan hati nya untuk berjilbab berdasarkan syari'at islam (walaupun saya sendiri masih jauh dari itu, tapi Bismillah).

Sedangkan untuk yang belum berjilbab, KENAPA????
Sudah tau kan bahwa jilbab itu hukumnya wajib bagi seorang muslimah? beranggapan bahwa kalo berjilbab itu gak bebas? kuno? panas? gak gaul? dan seribu satu alasan lainya?? STOP berfikir seperti itu. Mari kita coba mengulas beberapa alasan yang sering dilontarkan para muslimah diluar sana.

1. sy nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno | "lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake kerudung"
2. tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! | "yang besar2 itu semua awalnya kecil yg diremehkan" 
3. yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! | "trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik?"
 4. kerudungan belum tentu baik | "betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang...(isi sendiri)"
5. sy kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | "so what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali"
6. artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! | "yup, ciri hati yg baik adl kerudungin kepala dan tutup aurat"
7. kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa kan? | "kalo nggak kerudungan dan maksiat dosanya malah 2"
8. kerudungan itu buat aku nggak bebas! | "oh, berarti lipstick, sanggul, dan ke salon itu membebaskan ya?"
9. aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! | "nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim dalam membantah Allah"
10. kalo aku pake kerudung, nggak ada yang mau sama aku!? | "banyak yang kerudungan dan mereka nikah kok"
11. kalo calon suamiku gak suka gimana? | "berarti dia tak layak, bila didepanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin dibelakangmu dia jujur?"
12. susah cari kerja kalo pake kerudung! | "lalu membantah perintah Allah demi kerja? emang yang kasi rizki siapa sih? bos atau Allah?"
13. ngapa sih agama cuma diliat dari kerudung dan jilbab? | "sama aja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh"
14. aku nggak mau diperbudak pakaian arab! | "ini simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu gak pake kerudung dan jilbab"
15. kerudung jilbab cuma akal2an lelaki menindas wanita | "perasaan yg adain miss universe laki2 deh, yg larang jilbab di prancis jg laki2"
16. aku nggak mau dikendalikan orang ttg apa yg harus aku pake! | "sayangnya sudah begitu, tv, majalah, sinetron, kendalikan fashionmu"
17. kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean | "jutaan orang pake kerudung, nggak ada keluhan begitu, mitos aja"
 18. apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab?! | "katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata orang laen..."
19. kerudng dan jilbab kan nggak gaul?! | "lha mbak ini mau gaul atau mau menaati Allah?"
20. aku belum pengalaman pake jilbab! | "pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul"
21. aku belum siap pake kerudung | "kematian juga nggak akan tanya kamu siap atau belum dear"
22. mamaku bilang jangan terlalu fanatik! | "bilang ke mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya dengan menaati Allah penciptanya"
23. aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju! | "bukankah itu perubahan baik?"
24. itu kan nggak wajib dalam Islam!? | "kalo nggak wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita Muslim nutup aurat?"
25. kasi aku waktu supaya aku yakin kerudungan dulu | "yakin itu akan diberikan Allah kalo kita sudah mau mendekat, yakin deh" 
Ustad Felix Siauw

Mari kita kaji sedikit, dari beberapa pertanyaan yang sering terlontar ketika ingin bejilbab ini sebenarnya hanyalah bisikan setan. Bisikan akan ketakutan kehidupan di dunia, 

Kenapa hidup sementara didunia menakuti ini itu, tapi untuk hidup kekal abadi di akhirat sana tidak ditakuti?
Sebatas kewajiban seorang muslimah untuk berjilbab pun tak dihiraukan.

01. hijab bukan pernyataan "aku sudah baik", atau "aku tanpa dosa" | hijab adl pernyataan sederhana dari "aku ingin taat"02. lelaki buaya berhidung belang sukakan aurat terbuka untuk mereka nikmati | puaskan nafsu dengan lekuk tubuh yg ditelusuri03. perhatikan olehmu Muslimah, saat wanita minim kain dan nyata lekuknya lewati lelaki | maka mata mereka mengikuti kemana pertunjukan pergi04. wanita
 tanpa hijab sediakan diri sendiri diperkosa lewat mata | jika saja mereka ketahui apa yg lelaki itu pikirkan di dalam kepala
05. sedang wanita berhijab mempersilahkan lelaki menghormatinya dari segi apapun | asal tidak dari fisik badan
06. perhatikan olehmu Muslimah, saat yang berhijab lengkap melenggang di hadapan lelaki | tunduk pandang dibuatnya, pikiran mereka diam
07. itu baru di dunia, di akhirat lebih lagi | saat masuki surga engkau disalami para malaikat, dan saat menghadap Allah..? subhanallah
08. bila Allah menanyakan, mengapa layak surga diberikan padamu | setidaknya bisa kau jawab, "telah kuhijab apa yang Engkau perintahkan
09. "ketika Rasul-Mu berucap kami dengar-patuh, karena tiada Rasul kami menyelisihi-Mu | terimalah hijab kami jadi tanda kami umat Rasul-Mu"
10. hijab membuatmu terhormat di dunia dan mulia di akhirat | hijab buat cantikmu tak lekang diseret waktu bagai emas 24 karat
11. memang terkadang berat menyeret jilbab, agak sulit mengulur kerudung | namun bukankah dalam tiap kepayahan dalam taat akan dibalas? :)
12. hijab membantumu tegaskan pada dunia, auratmu bukan murahan lagi gampangan | hanya yang mampu datangi walimu dan akad yang berhak
13. hijab membantumu menghemat kata-kata untuk jelaskan siapa dirimu pada manusia | dan membantu malaikat rakib mudah catat amal baikmu
14. bila Allah dan Rasul sudah jelas memerintahkan hijab | maka alasan apapun basi dihadapannya 
Ustad Felix Siauw

Ketika tubuh tlah berjilbab namun hati belum, tak usah resah. InsyaAllah dengan berjalannya waktu hati ini akan sejalan walau tak ada yang tau kapan itu. entah sehari, seminggu, sebulan, setahun atau puluhan tahun hati ini bertaubat. Tapi percaya dan yakinlah akan kuasa Allah untuk itu.

so, tak ada alasan untuk seorang muslimah tak berjilbab? 

[ Read More ]

Perbedaan CINTA dan NAFSU

6 Februari 2012

Ada seorang pria yang menanyakan kepada saya, "apa perbedaan antara CINTA dan NAFSU?"
tepat 6 bulan sejak saat ditanyakanya pertanyaan itu, karena hari ini 6 Agustus 2012 saya sedikit menemukan jawabanya.


1. cinta itu ajeg dan bersabar | nafsu itu memburu dan terburu-buru
2. cinta itu pengorbanan | nafsu itu menuntut korban
3. cinta itu bicara masa depan | nafsu itu yang penting sekarang
4. cinta itu tak habis, abadi sepanjang masa | nafsu itu habis dalam sesaat saja
5. cinta itu inginkan kebaikan | nafsu itu menyangka inginkan kebaikan
6. cinta itu menyadari | nafsu membuat lupa diri
7. cinta itu berbagi | nafsu itu egois
8. cinta itu merindu yang sudah pasti | nafsu itu menggalau yang belum pasti
9. cinta berarti melindungi | nafsu itu seringnya mengancam
10. cinta itu ibadah | nafsu itu maksiat
11. cinta diterangi jujur | nafsu diselimuti dusta
12. cinta itu menikah | nafsu itu pacaran
Ustad Felix Siauw

contoh kecil jalinan cinta kasih sayang atas nama-Nya.

01. saat aku meminangmu engkau tanyakan "mengapa engkau memilihku?" | waktu itu kujawab "aku tak ketahui, mengapa aku memilihmu"
02. aku ketahui sedikit hal tentangmu, namun yang kuketahui sudah cukup | bahkan ketahui ketaatanmu pada Allah, itu jauh dari cukup
03. engkau sampaikan hidup kita berbeda, masa lalu kita berbeda | tiada masalah bagiku, engkau hidup dimasa kini, kupilih untuk masa depan
04. kau jawab lagi bahwa rumahmu setengahnya masih dari tanah | kubilang aku tak peduli karena cinta karena Allah tak pandang ranah
05. pengorbananmu dalam dakwah telah jamin ketaatanmu pada suamimu kelak | kajianmu akan Al-Qur'an menjamin nasihatmu pada suamimu nanti
06. karena aku mencari bukan hanya istri | namun ibu dari anak-anak
07. tak perlu aku memegang tanganmu untuk ketahui kadar cintamu | tilawah Al-Qur'an dendangkan jawabanmu
08. tak penting berdua-duaan berteman syaitan saat khalwat untuk ketahui setiamu | tahajjudmu engkau jadikan jawabanmu
09. khawatirku kau jawab dengan istiqamah dalam menutup aurat | ketakutanku kau sirnakan dengan selaksa taat
10. kita kalahkan syaitan dengan nikah | kita undang malaikat pencatat amal mulia setelah akad
11. saat setiap gurau adalah sedekah, dan setiap cumbu-rayu adalah ibadah | mencandaimu berbuah surga, merindumu berarti pahala
12. setelah menikah, baru aku tau apa beda cinta dan nafsu | karena cinta adalah menikah, selainnya nafsu
13. engkau ajarkan lagi cinta dengan bertaruh nyawa lahirkan 3 buah hati | sekarang terang bagiku cinta dan nafsu
14. bersamamu adalah pelajaran sepanjang masa | yang mungkin berakhir bila salah satu dari kita berpulang kepada-Nya
15. sekarang aku tahu alasan aku memilihmu | "sebenarnya engkau tak menyisakan pilihan bagi hatiku kecuali memilihmu!"
Ustad Felix Siauw

Sungguh indahnya balutan cinta atas nama-Nya, segala perbuatan dilandaskan kasih sayang dan agama.
Berbeda dengan nafsu, segala perbuatan dilandaskan pemuas kehidupan semata.

cinta mengeksprseikan "I Love You" dengan perbuatan saling mengasihi, menjaga, melengkapi dan mengingatkan akan jalan-Nya. Sedangkan nafsu mengekspresikan "I Love You" hanya dengan lisan-lisan bualan, janji-janji, dan perbuatan pecundang.

dan yang saya tau
Cinta itu kekal dan abadi, sedankan nafsu? hanya sesaat
[ Read More ]

Surat Untukmu Adam




Adam..... Maafkan aku jika coretan ini memanaskan hatimu. Sesungguhnya aku adalah Hawa, temanmu yang kau pinta semasa kesunyian di syurga dahulu. Aku asalnya dari tulang rusukmu yang bengkok. Jadi tidak heranlah jika perjalanan hidupku senantiasa inginkan bimbingan darimu, senantiasa akan tergelincir dari landasan, karena aku buruan syaitan.

Adam... Maha suci Allah yang mentakdirkan kaumku lebih ramai bilangannya dari kaummu di akhir zaman, itulah sebenarnya ketelitian Allah dalam urusanNya. Jika bilangan kaummu melebihi kaumku niscaya merahlah dunia karena darah manusia, kacau-balaulah suasana, Adam dengan Adam bermusuhan karena Hawa.

Buktinya cukup nyata dari peristiwa Habil dan Qabil sehingga pada zaman cucu-cicitnya. Pun jika begitu maka tidak selaraslah undang-undang Allah yang mengharuskan Adam beristeri lebih dari satu tapi tidak lebih dari empat pada satu waktu.

Adam... Bukan karena banyaknya isterimu yang membimbangkan aku. Bukan karena sedikitnya bilanganmu yang memusingkan aku. Tapi... aku risau, gundah dan gulana menyaksikan tingkahmu. Aku sejak dulu sudah tahu bahwa aku mesti tunduk ketika menjadi pendampingmu. Namun... terasa berat pula untukku meyatakan isi perkara.

Adam... Aku tahu bahwa dalam Al-Quran ada ayat yang menyatakan kaum lelaki adalah menguasai terhadap kaum wanita. Kau diberi amanah untuk mendidik aku, kau diberi tanggungjawab untuk menjaga aku, memerhatikan dan mengawasi aku agar senantiasa didalam ridha Allah.

Tapi Adam, nyata dan rata-rata apa yang sudah terjadi pada kaumku kini, aku dan kaumku telah ramai mendurhakaimu. Ramai yang telah menyimpang dari jalan yang ditetapkan. Asalnya Allah menghendaki aku tinggal tetap dirumah. Di jalan-jalan, di pasar-pasar, di bandar-bandar bukanlah tempatku. Jika terpaksa aku keluar dari rumah seluruh tubuhku mesti ditutup dari ujung kaki sampai ujung rambut.

Tapi.. realitanya kini, Hawa telah lebih dari sepatutnya. Adam... Mengapa kau biarkan aku begini? Aku jadi ibu, aku jadi guru, itu sudah tentu katamu. Aku ibu dan guru kepada anak-anakmu. Tapi sekarang diwaktu yang sama, aku maju menguruskan hal negara, aku ke hutan memikul senjata. Padahal, kau duduk saja. Ada diantara kau yang menganggur tiada kerja. Apakah kau sekarang tidak lagi seperti dulu? Apakah sudah hilang kasih sucimu terhadapku?

Adam... Marahkah kau jika kukatakan andainya Hawa tergelincir, maka Adam yang patut tanggung! Kenapa..? Mengapa begitu ADAM ?? Ya! Ramai orang berkata jika anak jahat ibu-bapak tak pandai mendidik, jika murid bodoh, guru yang tidak pandai mengajar! Adam kau selalu berkata, Hawa memang keras, tak mau dengar kata, tak mudah diberi nasihat, kepala batu, pada hematku yang dhaif ini Adam, seharusnya kau tanya dirimu, apakah didikanmu terhadapku sama seperti didikan Nabi Muhammad SAW terhadap isteri-isterinya? Adakah Adam melayani Hawa sama seperti psikologi Muhammad terhadap mereka? Adakah akhlak Adam-Adam boleh dijadikan contoh terhadap kaum Hawa?

Adam... Kau sebenarnya imam dan aku adalah makmummu, aku adalah pengikut-pengikutmu karena kau adalah ketua. Jika kau benar, maka benarlah aku. Jika kau lalai, lalailah aku. Kau punya kelebihan akal manakala aku kelebihan nafsu. Akalmu sembilan, nafsumu satu. Aku...akalku satu nafsuku beribu! Dari itu Adam....pimpinlah tanganku, karena aku sering lupa, lalai dan alpa, sering aku tergelincir didorong oleh nafsu2ku. Bimbinglah aku untuk menyelami kalimat Allah, perdengarkanlah aku kalimat syahdu dari Tuhanmu agar menerangi hidupku. Tiuplah ruh jihad ke dalam dadaku agar aku menjadi mujahidah kekasih Allah.

Adam... Andainya kau masih lalai dan alpa dengan ulahmu sendiri, masih segan mengikut langkah para sahabat, masih gentar mencegah mungkar, maka kita tunggu dan lihatlah, dunia ini akan hancur bila kaumku yang akan memerintah.
Malulah engkau Adam, malulah engkau pada dirimu sendiri dan pada Tuhanmu yang engkau agungkan itu.









[ Read More ]

Wiqayatul Insan minal Jin wasy Syayaathin (Biodata Iblis)

Iblis?apakah anda mengenal siapakah dia?
mau tahu siapa dia?

dia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling taat,
tapi harus merelakan dirinya menjadi ciptaan Allah yang paling hina karena kesombongannya untuk enggan bersujut kepada adam,  Baginya, sujud kepada Adam adalah hal yang harus dihindari. Tidak tidak mau mengakui wewenang yang Allah berika kepada Adam. Tidak mau sujud dan tidak mau mengakui bahwa Adam diberikan kekuasaan sebesar itu

Nama : Iblis
Gelar : Laknatullah ‘Alaihi (semoga Allah melaknatnya)
Lahir : Sebelum diciptakan manusia
Tempat tinggal : Toilet dan rumah yang tidak disebut nama Allah ketika memasukinya
Singgasana : Di atas air

Rumah masa depan : Neraka Jahanam, seburuk-buruk tempat tinggal
Agama : Kafir
Jabatan : Pimpinan Umum orang-orang yang dimurkai Allah dan sesat
Masa Jabatan : Hingga hari Kiamat
Karyawan : Setan jin dan setan manusia
Partner dalam bekerja : Orang yang diam dari kebenaran
Agen : Dukun dan paranormal

Musuh : kaum muslimin
Kekasih di dunia : Wanita yang hobi telanjang dan pamer aurat
Keluarga : Para thaghut
Cita-cita : Ingin membuat semua manusia kafir
Motto : Kemunafikan adalah akhlak yang paling utama
Hobi : Menyesatkan manusia dan menjerumuskan ke dalam dosa

Lukisan kesayangan : Tato
Mata pencaharian : Mencari harta yang haram
Makanan favorit : Bangkai manusia (ghibah)
Tempat favorit : Tempat-tempat najis dan tempat maksiat
Tempat yang dibenci : Majlis ilmu dan temat-tempat ketaatan
Alat komunikasi : ghibah (menggunjing), namimah (adu domba) , dan dusta

Jurus Andalan :
1. Memoles kebathilan
2. Menamakan Maksiat dengan nama yang indah
3. Menamakan Ketaatan dengan nama yang tidak disukai
4. Masuk melalui pintu yang disukai manusia
5. Menyesatkan manusia secara bertahap
6. Menghalang-halangi manusia dari kebenaran
7. Berlagak sebagai penasihat

Kelemahan :
1. Tidak berkutik di hadapan orang yang ikhlas
2. kewalahan menghadapi orang yang berilmu
3. Lari dari suara adzan
4. Lari dari rumah yang dibacakan al-Baqarah
5. Menyingkir dari orang yang berdzikir kepada Allah
6. Menangis ketika melihat orang bersujud kepada Allah

Diadaptasi dari kitab “Wiqayatul Insan minal Jin wasy Syayaathin”, karya Wahid Abdus Salam 



"cukup mengetahui siapa itu iblis, tapi jangan sampai mengenal, berteman atau bahkan bersahabat denganya"
nauzubillah min zalik
[ Read More ]

Biner Kehidupan 1 dan 0

Cobalah sebutkan angka terbesar yang kita ketahui, dan kalikanlah dengan angka Nol, kita akan mendapatkan hasil selalu Nol.

Cobalah sebutkan angka terkecil yang kita ketahui, dan bagilah dengan angka Nol, kita akan mendapatkan hasil tak terhingga.

Sedang angka Satu, berapapun angka yang kita sebutkan, dibagi ataupun dikali hasilnya selalu sama dengan bilangan itu sendiri.




Angka Nol (0) adalah representasi dari KEIKHLASAN.

KEIKHLASAN selalu membawa / membuahkan KEBERKAHAN.

Angka Satu (1) adalah representasi kebalikan dari keikhlasan .

Dan KETIDAKIKHLASAN tidak pernah membawa keberkahan.

Manusia dengan kehidupannya, pada awalnya dan masa kanak-kanaknya berada pada posisi angka Nol. Semakin dewasa, dengan segala pengalaman hidupnya dia akan bergerak naik turun ke arah 1 atau ke arah 0. Orang yang mengikuti hawa nafsunya, akan semakin mendekati ke angka 1. Pada saat mencapai angka 1, dia akan menuhankan dirinya. Dia akan merasa bahwa dunia sudah digenggamnya dan itu atas usaha dan jerih payahnya. Tampak sekali kesombongan selalu muncul dari tingkah lakunya.

Orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya, dia akan bergerak ke arah Nol, menuju ke fitrah-nya kembali. Orang seperti ini selalu rendah hati (bukan rendah diri), selalu tawadlu, berserah diri dan bertawakal, baik pada saat diberi kelebihan maupun kekurangan.

Dari sisi rizki, orang yang berada pada angka 1, apabila misalnya mendapatkan rizki Rp 1.000.000,- maka itulah uang yang diperolehnya, tidak lebih dan tidak kurang. Nilai keberkahannya adalah 1 juta rupiah dibagi 1 sama dengan 1 juta rupiah.

Orang yang berada pada angka 0, apabila misalnya mendapatkan rizki Rp 1.000.000,- maka nilai keberkahannya adalah tak terhingga. Berapapun rizki yang diperoleh, dia mendapatkan rizki yang berkah tidak terhingga. Orang dengan angka Nol ini derajat keikhlasannya sudah tertinggi, sehingga berapapun yang diperoleh, selalu dapat mencukupi dirinya, bahkan mampu menolong orang lain. Semakin ikhlas seseorang, semakin mendekat ke arah 0. Misalnya 0,2 maka nilai keberkahannya adalah 1 Juta dibagi 0,2 = Rp 5.000.000,-

Rizki itu seperti bayangan kita. Bila dikejer ia lari. Bila kita diam ia pun semakin diam.

Artinya seberapapun kita usaha berlebih sekalipun jika Allah sudah menentukan rizki kita segitu, ya sudah mau dikata apa. Tapi juga tidak berarti kita hanya diam tanpa ikhtiar menunggu malaikat pembawa rizki datang mengetuk rumah kita. Kewajiban kita tetaplah lakukan.

Memang, tidak sedikit sebagian dari kita yang sedang diam pun diberi rizki cuma-cuma sama Allah.

Rizki itu bukan selamanya diukur dengan satuan rupiah (uang). Misalnya, ketika membaca coretan ini berarti kita telah dianugrahi rizki, berupa penglihatan dari mata kita yang indah.

Dan, rizki termasuk dalam misterius problem. Ia saudara kandung dengan jodoh dan kematian.

Ikhlas saja menghadapinya, ada keberkahan tak terhingga suatu waktu kelak.

Sebaliknya, pada saat orang mendapatkan halangan dan cobaan. Orang-orang yang ikhlas, yang memiliki angka 0, berapapun bilangan halangan dan cobaannya, dikalikan dengan 0 akan sama dengan 0. Dia tidak pernah merasakan beban apapun terhadap halangan dan cobaan yang menimpanya. Sedangkan pada orang yang berbilangan 1, dia akan merasakan sakit, stres dan bahkan sakit jiwa atau berputus asa, karena dia selalu merasakan gejolak jiwa sesuai dengan besar dan kecilnya cobaan.




Itulah keikhlasan yang terkait dengan keberkahan. Keikhlasan adalah dari hati, dan hanya hati kita sendiri dan Allah saja yang mengetahui. Maka, seorang penjual es keliling yang menyumbangkan Rp 2.000,- ke kotak masjid secara ikhlas, sangat jauh nilainya di hadapan Allah dibanding dengan seorang jutawan yang menyumbangkan uang Rp 1 juta ke kotak masjid karena embel-embel niat yang lain.

Akan tetapi juga bisa di generalisasikan, ketika hanya membuang recehan kita Rp 2.000,- untuk kotak masjid, maka level kita sama dengan tukang es.

Kemurnian niat adalah kembar siam dengan kemaksimalan kemampuan dalam kebaikan.

Untuk itu, setiap manusia perlu mengupayakan kembali atau mengarah ke titik Nol. Maka akan diperoleh ketenangan dan kecukupan yang telah dijanjikan Allah.

Dan, janji Allah itu tak akan pernah bohong. Sudah terbukti pada cerminan janji alam. Ketika para petani dihadiahi rizki yang dinanti, berupa hujan. Janji alam pada hujan, selebat-lebatnya yang namanya hujan, air yang jatuh tetaplah terbagi dalam rintikan-rintikan secara presisi. Coba saja jika janji Allah yang terefleksi pada hujan itu teringkari, barang sekali saja. Maka saat hujan deras terlebat, turun terkumpul segelontor air dari langit segalon-galon jatuh menimpa ubun-ubun kita, ambyar pecah kepala kita.

Yakinilah ketidakmungkinan keteringkaran janji Allah.

Ingat, Allah itu berdasar prasangka kita padaNya. Baik-baiklah.



Bekunya air mata karena kerasnya hati. Keras hati karena banyaknya dosa. Banyak dosa karena melupakan mati. Lupa mati karena cinta dunia. Celakalah orang yang terlena akan cinta dunia.

[ Read More ]

Billa Ku Jatuh Cinta

Allahu Rabbi aku minta izin 
Bila suatu saat aku jatuh cinta 
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang 
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu 




[ Read More ]

Peran Seorang Ibu

Ini adalah sebuah percakapan sekitar beberapa jam-man yang lalu ketika saya membantu mamah masak di dapur, alias percakan antara ibu dan anak perempuan nya di dapur, yang intinya.



"Pemimpin bangsa untuk ke depan nya itu harus memiliki kepribadian yang sehat yang berarti harus memiliki sifat 
  1. Beragama
  2. Integritas
  3. Jujur
  4. Optimisme
  5. Menyukai Perubahan
  6. Berani mengambil resiko
  7. Ulet
  8. Katalistis
  9. Berdedikasi
dari mana datangnya kepribadian yang sehat itu?? semua nya berasal dari keluarga yang sehat.
pertanyaan selanjutnya dari mana awalnya keluarga yang sehat itu?? 
dan jawaban nya dalah dari seorang Ibu yang luar biasa.



Lalu pertanyaan selanjutnya lagi, dari mana kita dapat mengkategorikan Ibu itu luar biasa atau tidak?
hal itu dapat kita lihat apakah Ibu itu 

1. Sholihah
Seorang wanita yang sholihah akan menggedepankan yang namanya urusan agama, dan mendasarkan segala sesuatu yang di lakukan untuk dirinya sendiri, suami, anak, keluarga serta pergaulan nya beralaskan agama. Melalui hal-hal kecil tetapi selalu di jungjung tinggi seperti yang utama yaitu sholat dan berdzikir, karena ketika kita berdzikir otak kita tidak kosong dan yang selalu di ingat adalah Allah serta selain itu adalah kejujuran. 
Mengapa banyak pemimpin bangsa ini yang bobrok? karena kurangnya kejujuran mereka sehingga banyak pejabat-pejabat yang korupsi dan lain-lain

2. Fisik yang sehat
Seorang wanita yang menyukai berolah raga akan memiliki fisik yang sehat, sehingga tidak mudah sakit, lemah, letih, lusu, loyo sehingga terlihat lebih awet muda, yang mengakibatkan dapat selalu beraktifitas untuk memasak, mengajari anak, mengajak anak olah raga dll. karena kesahatan lah kita dapat melakukan banyak aktifitas. Ketika menyadari akan penting nya kesehatan itu adalah dasar dari berbagai macam aktifitas kaaraena dari itu sehat adalah mahal, apabila seorang ibu sakit maka siapa yang akan mengurus rumah tangga? suami? anak? apabila suami dan anak yang mengurus rumah tangga maka siapa yang akan mengurus mereka? kasih sayang seorang ibu itu berbeda dan tidak akan dapat di gantikan dengan kasih sayang siapapun, sehingga hasil didikan nyapun akan berbeda.

3. Pintar
seorang wanita yang pinta tidak akan mudah terhasut dengan bualan apapun, dia akan berfikir secara logis dan perasaan nyapun bermain tetapi dengan takaran-takan yang sesuai. Ibu yang pintar dia tahu bagaimana cara mengurus keluarga di zaman sekarang yang bukan hanya mencontoh dari cara Ibu nya dahulu mendidik nya tapi dengan perubahan zaman yang sekarang ini. karena sulit untuk mendidik anak di zaman sekarang yang dipraktekkan dengan zaman dahulu, tetapi tetap yang harus di pegang dasar membina rumah tangganya seperti Ibu nya zaman dahulu yang diadaptasi dengan zama sekarang.
Ibu yang pintar dia tahu prioritas-prioritas untuk suami, anak dan keluarganya, dia tidak akan mengedepan kan ke-egoisan nya semata.
dan Ibu yang pintar tau cara mengatur keuangan dengan apik, telaten dan hemat.

4. Cantik
seorang wanita yang cantik, akan membuat suami dan anak nya bangga. tetapi bukan berarti cantik dirumah selalu memakai make-up dan selalu sibuk bersolek. cantik di sini maksutnya cabtik yang bukan hanya rupawan tetapi hati nya juga yang rupawan.
Cantik itu bukan di lihat dari seberapa tebal make-up yang di pakai, tapi seberapa pandai wanita itu merawat kebersihan dirinya, karena dari hal itu lah kecantikan akan terpancar secara alami bukan buatan dari goretan perlengkapan make-up, serta wanita yang bukan hanya pandai merawat diri nya sendiri tapi dia dapat membawa pengaruh pada lingkungan nya untuk ikut menjadi terawat terutama suami dan anak-anaknya.

5. Feminim & Anggun
Seorang wanita feminim dan anggun akan memberikan aura yang menyejukan ketika di pandang nya.

6. Terampil
seorang wanita yang terampil bukan hanya di dapur tapi berbagai macam hal yang berhubungan dengan hubungan kewanitaan seperti membuat baju, bersih-bersih, apik dll termasuk salah satu unsur yang mendukung terciptanya keluarga yang sehat, kaena hal ini lah yang akan menaikkan harga jual wanita.
yang jangan sampai di anggap wanita cantik tapi tidak bermodal apa-apa.

hal-hal dasar seperti ini lah yang seharusnya di pupuk wanita-wanita zaman sekarang untuk menjadi calon Ibu yang nanti nya kan melahirkan para pemipin bangsa ini.



Bagaimana nasib bangsa kita kedepan nya??
dapat kita lihat dari para wanita-wanita yang akan menjadi calon ibu pada saat ini,
dan para Ibu-ibu yang sedang berjuang membangun pribadi yang sehat pada anak-nya saat ini.
merekalah yang akan menjadi aset utama kemajuan nya bangsa ini.

Maka pintar-pintarlah para wanita sekarang untuk menjadi calon ibu.
Pilihlah pria-pria yang memiliki sifat-sifat pemimpin seperti di atas,
dan pilihlah wanita-wanita yang memiliki sifat-sifat seorang Ibu yang baik seperti di atas
agar terlahir dan terdidiklah anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa ini yang sehat untuk membawa kesejahteraan bagi keluarga, yang ada di sekelilingnya dan bangsa ini.

Inilah jawaban mengapa peran seorang Ibu sangatlah penting di manapun, apapun, kapanpun, dan bagaimanapun.
[ Read More ]

10 Ciri Pria yang Pantas Sebagai Pasangan Hidup

Mencari pria untuk sekedar menjadi pacar sebenarnya bukan hal yang sulit. Yang sulit adalah mencari pria yang pantas untuk menjadi pendamping hidupmu. Sayangnya, banyak pria di luar sana yang memanfaatkan kelemahan wanita yang rentan terhadap rayuan untuk dengan mudah mendapatkan mereka. Supaya kamu dapat memilih pasangan hidup yang tepat, berikut ini adalah 10 ciri-ciri pria yang baik dan untuk dijadikan pasangan hidupmu:

1. Pria yang bisa memperlakukanmu dengan baik
Bukan dengan memperlakukanmu seperti putri raja dan memanjakanmu setiap hari, tetapi ia tahu apa yang harus ia lakukan untuk menunjukkan cintanya dan tidak akan pernah menyakitimu. Apabila tanpa ia sadari ia menyakiti dirimu, ia tidak ragu untuk mendatangimu, mengakui kesalahan dengan jantan dan meminta maaf dengan tulus. Ia adalah pria yang menghargai dan menghormati wanita. Tidak ada yang lebih menjijikkan dibandingkan pria yang merendahkan, sering melakukan kekerasan fisik dan verbal terhadap wanita.
2. Pria yang kata-katanya sesuai dengan tindakannya
Ketika ia berkata ya, maka ia akan melakukannya, ketika ia berkata tidak, maka ia akan tidak akan melakukannya. Termasuk dalam ciri-ciri ini adalah pria yang setia terhadap pasangannya. Saat ia berjanji bahwa kamu adalah wanita satu-satunya yang ia cintai, maka ia benar-benar tidak memiliki wanita lain di hatinya. Intinya, ia mampu mempertanggungjawabkan kata-katanya dan merealisasikannya dalam tindakan (tidak plin plan).
3. Pria yang mencintaimu luar dan dalam
Mengapa pria seperti ini tepat? Karena ia tidak mencintai kecantikan fisik wanita saja. Ia bisa mencintai segala kelebihan dan kekuranganmu, baik fisik, sikap, dan kebiasaanmu. Dan yang paling penting, ia bisa mencintai ketidaksempurnaanmu secara sempurna.
4. Pria yang punya masa depan cerah
Jika kamu benar-benar serius untuk membina hubungan sampai jenjang pernikahan, maka karakteristik ini harus benar-benar kamu pikirkan. Apakah kamu harus memilih pria yang mapan dalam pekerjaan dan keuangannya? Tidak juga. Yang paling penting adalah ia dewasa dalam berpikir dan memiliki rencana-rencana ke depan yang jelas, tidak menghabiskan waktunya hanya dengan bermain game dan menonton tv. Ia bisa menyeimbangkan antara having fun dan beristirahat dengan pekerjaan dan produktivitas.
5. Pria yang mampu membimbing dan melindungimu
Dalam sebuah hubungan, pria adalah leader. Bersamanya, kamu dapat berkembang menjadi wanita yang lebih baik. Ia juga menjadi orang pertama yang berada di depanmu untuk melindungimu dari segala macam bahaya.
6. Pria yang percaya diri
Ia mungkin tidak tampan, tapi ia selalu terlihat bersemangat, wajahnya cerah, berani menghadapi orang, dan memiliki kepribadian yang menyenangkan. Dan yang paling penting adalah ia tetap menjadi dirinya sendiri dan tidak berusaha mati-matian untuk mengubah sikapnya dan berperilaku seperti orang lain (misalnya aktor yang kamu suka) ketika ia mencoba untuk menarik perhatian dirimu.
7. Pria yang independen
Apakah pria yang meluangkan setiap jam,menit,dan detik untuk dirimu adalah pria yang tepat untukmu? Singkat saja, TIDAK. Karena itu berarti ia terlalu terikat pada dirimu dan bisa membuatnya bersikap posesif ketika ia sudah mendapatkan dirimu. Pria yang independen adalah pria yang juga memikirkan hidupnya sendiri, meluangkan waktu untuk keluarga dan teman-temannya dan mengerjakan hobinya sendiri. Sekali lagi, jangan pernah memilih pria yang terlalu lekat dan terlalu membutuhkanmu, karena ia sendiri yang akan menjadi orang yang merusak hubunganmu dengan dirinya dan orang lain di masa depan.
8. Pria yang apresiatif
Ia adalah orang yang peka dan perhatian terhadap hal-hal kecil yang kamu lakukan. Ketika kamu berusaha untuk tampil cantik, ia akan memujimu. Ketika kamu mengambilkan air minum untuk dirinya, ia akan mengucapkan terima kasih. Ketika kamu melakukan hal-hal yang di luar kebiasaanmu, ia mengamati perubahanmu.
9. Pria yang jujur dalam bertindak dan berkata-kata
Ia bisa berkata yang sebenarnya terjadi ketika ia melakukan kesalahan dan ia melakukan segala sesuatu untuk dirimu dengan tulus tanpa maksud buruk tertentu. Selain itu, ia adalah pria yang tidak mencariapproval (persetujuan) darimu dengan selalu memberikan pujian, tetapi ia juga bisa mengkritik dirimu ketika kamu melakukan kesalahan. Pujian penting untuk membuatmu semakin termotivasi sedangkan kritik penting untuk membuatmu menjadi wanita yang lebih baik lagi.
10. Pria yang punya moralitas yang baik
Tingkat moralitas dirinya juga berpengaruh terhadap hubunganmu kelak. Pria yang jarang bermasalah dengan dirinya sendiri dan masyarakat cenderung akan berlaku baik dalam hubungan denganmu. Moralitas yang rendah (suka menyelesaikan masalah dengan kekerasan, akrab dengan kriminalitas, narkoba, dan free-sex) akan membawa sebuah hubungan ke dalam masalah kekerasan, pertengkaran, dan perselingkuhan.
[ Read More ]

.M.D.

Daisypath Anniversary tickers